Selasa, 21 Oktober 2025

Pidato Bahasa Indonesia

Memanfaatkan Media Sosial untuk Meningkatkan Literasi dan Nilai Keislaman

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh


الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، وَعَلَى أله وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، أَمَّا بَعْدُ

….

Yang terhormat para dewan juri,

Yang saya hormati segenap panitian dan hadirin yang berbahagia

Marilah kita haturkan puji Syukur kehadirat Allah swt Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Yang tak pilih kasih dan tak pilih sayang, yang NikmatNya selalu ada tak pernah hilang, yang RahmatNya selalu mengalir tak terbilang,..

Shalawat bermutiarakan salam marilah kita sanjungkan kepada Nabi Muhammad saw yang telah membimbing kita dari zaman jahiliyah menuju jalan yang terang yakni addinul Islam wal imaan, dengan ucapan “Allahumma sholli ‘ala sayyidinaaaa muhammad wa ‘ala ali sayyidina muhammad”. Semoga dengan lantunan shalawat ini kita mendapatkan syafaat beliau di akhirat nanti. Aamiin aamiin ya rabbal ‘alamiin …

 

Hadirin yang berbahagia

Saat ini kita hidup di zaman yang serba modern, betul? Segala sesuatunya sudah lebih maju, lebih cepat, lebih mudah untuk dikenal dan terkenal. Yang jauh didekatkan, yang dekat bisa dijauhkan. Kalau dulu, kita sulit untuk bertemu karena kendala tranportasi, sulit berhubungan jarak jauh karena keterbatasan alat komunikasi, nah kalau sekarang sudah ada alat komunikasi malah fokus dan asyik sendiri, betul apa betul? Padahal ada di ruangan dan dimensi waktu yang sama. Selain itu efek yang muncul karena kecepatan media sosial kita saat ini yaitu berita dan informasi baik itu posistif maupun negatif, bisa jadi orang lain yang nun jauh di sana bisa tahu detik itu juga. MasyaaAllah.. Hadirin sekalian, Berdasarkan perkembangan zaman dan percepatan informasi dari media sosial ini, bagaimana kalau kita manfaatkan dalam hal kebaikan dan memajukan negara dengan memajukan generasi mudanya? Karenanya saya akan membahas tentang “Memanfaatkan Media Sosial untuk Meningkatkan Daya Literasi dan Nilai Keislaman” khususnya pada kaum remaja.

 

Hadirin sekalian

Saat ini ada yang Namanya teknologi AI (Artificial Intelligence), namun kurang dimanfaatkan secara baik oleh remaja kita saat ini. Karena minimnya literasi sehingga bisa dikatakan hidup di zaman modern, alatnya saja yang modern, tapi orangnya tidak. Gadgetnya saja yang modern, tapi pengetahuannya masih ketinggalan zaman. Apakah mau dicap seperti itu hadirin? Hadirin sekalian, dengan kemajuan teknologi dan informasi ini, bisa kita gunakan dengan sebaik mungkin untuk mencari informasi-informais penting, kita manfaatkan untuk meningkatkan literasi dan pengetahuan, karena bahan bacaan kita sudah tak terhingga banyaknya, kalau dulu hadirin, zamannya orang tua, kakek nenek kita kan susah untuk membaca buku, kita nih bergelimangan informasi, buku, ebook sudah tersedia, jadi sayang kalau tidak dimanfaatkan, betul apa betul? Media sosial dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan literasi dan nilai keislaman dengan berbagai cara, di antaranya: berdakwah, menyebarkan kebaikan dan ilmu yang bermanfaat melalui status, postingan, video, audio maupun tulisan. 

Dari Abdullah bin Amr radhiyallahu'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً

Artinya: "Sampaikanlah dariku, walau satu ayat." H.R. Bukhari

 

Hadirin yang dirahmati Allah

 

Jadi marilah kita sama-sama mengupgrade diri kita, pengetahuan kita, dan sikap kita agar tidak hanya gadget saja yang terupgrade. Otak computer sudah pasti cerdas, jadi manusianya juga jangan kalah cerdas, betul apa betul hadirin? Apakah mau dikuasai oleh robot? Tentu tidak bukan? Manfaatkanlah media sosial dan kecanggihan teknologi saat ini dnegan sebaik-baiknya dalam hal yang baik.

Sekian pidato singkat yang dapat saya sampaikan, kurang lebihnya saya mohon maaf. Terima kasih atas perhatiannya

Wabillahi taufiq wal hidayah, waridha wal inayah

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Tidak ada komentar:

Posting Komentar